5 Barang Ekspor Indonesia Paling Dicari Negara Luar

Perkembangan ekspor impor dunia membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang berkecimpung di dalamnya. Indonesia juga melakukan ekspor impor untuk menjaga kebutuhan negara. Selain mengimpor, ada banyak barang ekspor Indonesia yang dicari negara luar. Apa saja?

1. Tekstil dan Produk Tekstil

Industri tekstil di Indonesia memiliki prospek yang cukup cerah karena didukung penuh oleh negara dan banyak juga pasar ekspor untuk produk ini. Hal ini tentunya membuat lowongan kerja di bidang tekstil ini sangat besar. Setidaknya, sampai tahun 2018, sudah ada 2,79 juta tenaga kerja di bidang tekstil di seluruh Indonesia.

Tujuan negara ekspor untuk tekstil ini cukup banyak. Negara tujuan ekspornya terdiri dari Amerika Serikat, Jepang, Turki, Korea Selatan, Inggris, China hingga negara tetangga, Malaysia. Negara-negara pengekspor tekstil tersebut didapat dari data pada tahun 2015 hingga 2017 lalu.

2. Peralatan Elektronik

Siapa sangka, Indonesia yang ditengara sebagai konsumen barang elektronik yang cukup besar juga bisa mengekspor beberapa peralatan elektronik ke luar negeri. Pendapatan Indonesia untuk bidang ekspor ini juga cukup besar, pada kuartal 2015 lalu saja, Indonesia mencatat keuntunan 6,76 triliun dari ekspor peralatan elektronik ini.

Beberapa peralatan elektronik yang diekspor Indonesia seeprti penerima sinyal untuk televisi dan panel elektronika. Negara tujuan ekspor barang tersebut adalah Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Hongkong, Jerman, Malaysia, Belanda, India, Vietnam, Belgia hingga Italia.

3. Karet dan Produk Turunannya

Karet masih menjadi salah satu barang ekspor Indonesia yang terbesar. Indonesia hanya kalah dari Thailand saja dalam memenuhi kebutuhan dunia akan karet dan turunannya ini. Hampir 85% hasil karet dari perkebunan Indonesia diekspor ke luar negeri. Beberapa negara yang menjadi konsumennya adalah Amerika Serikat, China, Jepang, Singapura dan Brazil.

Untuk daerah penghasil karet terbesar di Indonesia ada di wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat. Hampir 80% hasil produksi tersebut berasal dari petani kecil, bukan milik perkebunan pemerintah. Inilah yang menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat Indonesia.

4. Sawit dan Turunannya

Selain karet, Indonesia juga merupakan penghasil migas terbesar dalam bidang sawit dan turunannya. Tahukah Anda, Indonesia adalah penghasil saiwt dan turunannya nomor satu di dunia! Setidaknya, Indonesia saat ini memenuhi 85% dari total produksi minyak sawit dunia bersama dengan Malaysia.

Tahukah Anda juga, bahwa ekspor sawit adalah penyumbang devisa paling besar dalam bidang ekspor impor Indonesia? Negara tujuan dari ekspor sawit dan turunannya ini adalah Rusia, Jepang, China, Bangladesh, India, Pakistan, Singapura dan lainnya sedangkan daerah penghasilnya lebih banyak di Sumatera dan Kalimantan.

5. Produk Hasil Hutan

Selain itu, produk hasil hutan seperti kayu dan rotan juga menjadi ekspor utama Indonesia. Biasanya, produk ini dikirim dalam hasil jadi seperti produk furnitur dan kerajinan. Ekspor untuk produk hasil hutan ini biasanya menuju ke China, Jepang, Arab Saudi, Libya, Watar, Belanda dan Amerika Serikat.

Mereka tidak sembarang dalam memilih produk furnitur dan kerajinan yang akan diekspor. Semua harus memiliki sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu atau SVLK yang menyatakan kayu tersebut legal dipasarkan di mancanegara.

Itulah beberapa barang ekspor Indonesia yang paling laku di pasaran dunia. Ternyata, Indonesia adalah negara yang kaya, kan? Ada baiknya, kekayaan tersebut juga diikuti dengan kekayaan sumber daya manusianya sehingga mereka bisa mengolah produk ekspor tersebut dan tak mengirimnya dalam bahan mentah. Dengan begitu, akan lebih mendatangkan untung.