Mengenal Jenis-Jenis Bahan Kaos Polos di Pasaran

Kaos merupakan salah satu pakaian yang paling banyak dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak jenis-jenis bahan kaos polos yang dapat dipakai untuk berbagai acara baik itu formal maupun nonformal, tergantung bagaimana Anda memadukannya dengan pasangan pakaian lainnya.

Untuk mengetahui kualitas kaos yang hendak Anda pakai, Anda sebaiknya mengetahui beberapa bahan kaos yang ada di pasaran atau yang diproduksi oleh konveksi atau pabrik pakaian.

Mungkin banyak yang belum mengetahui jenis atau bahan pembuatan kaos dan terkadang bagi orang awam yang tidak familiar, bahan kaos tampak serupa sama karena memang hampir sulit dibedakan.

Dengan mengetahui jenis bahan kaos, Anda diharapkan bisa lebih selektif ketika akan membeli kaos untuk.    pakaian sehari-hari. Dibawah ini adalah jenis-jenis bahan kaos polos yang ada di pasaran.

100% Cotton Combed

Image Source: bukalapak.com

Bahan yang paling banyak dipergunakan konveksi kaos ini menggunakan serat benang yang paling halus. Kaos yang berbahan cotton combed akan terasa sangat halus dan terkesan tipis. Namun hasil rajutan dan penampilan kaos berbahan cotton combed lebih rata dan bagus.

Bahan cotton combed memiliki beberapa gradasi atau tingkatan. Yaitu 20s, 24s, 30s dan 40s. semakin besar angkanya, maka kualitas kainnya akan semakin halus dan semakin tipis. Dan yang pasti, semakin besar angkanya, harga kaosnya juga akan semakin mahal.

100% Cotton Carded

Yang membedakan cotton combed dan cotton corder adalah dari jenis serat benangnya. Bisa dikatakan bahwa cotton carded menggunakan serat benang yang agak kurang bagus. Sehingga hasil kaosnya bisa dikatakan kurang halus dan kurang rata.

Namun, meskipun jenis bahan ini kurang bagus, cotton carded tetap nyaman dipakai karena masih terbuat dari kapas alami. Standar kualitasnya yang agak diturunkan disebabkan oleh kelas pemasaran yang berbeda.

Bahan cotton carded memang ditargetkan untuk dipergunakan sebagai bahan kaos dengan pasar kelas menengah.

CVC (Cotton Viscose)

Bahan kaos yang satu ini merupakan hasil campuran dari bahan cotton dan bahan viscose. Campurannya menggunakan takaran 55% cotton dan 45% viscose. Meskipun berbahan campuran namun kaos ini terbilang cukup baik.

Kaos berbahan CVC memiliki kelenturan atau tingkat susut pola yang lebih kecil dari bahan cotton. Sama dengan kaos berbahan cotton, kaos ini juga tetap bisa menyerap keringat dengan baik. Hanya saja penggunanya mungkin akan terasa agak panas.

TC (Teteron Cotton)

Jenis bahan ini merupakan hasil pencampuran dari cotton combed dan polyester atau teteron. Dengan komposisi 35% cotton combed dan 65% polyester. Dengan kandungan diatas, kaos berbahan ini kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan.

Akan tetapi bahan yang satu ini memiliki kelebihan. Yaitu kaos dengan bahan teteron cotton tidak akan mudah menyusut atau melar walaupun sudah dicuci berkali-kali. Harganya juga relatif murah dibandingkan dengan harga kaos berbahan cotton.

Polyester

Polyester adalah bahan atau serat yang dibuat dari olahan hasil minyak bumi. Serat ini diproses sedemikian rupa di pabrik-pabrik. Melihat dari bahan dasarnya, jenis bahan kaos yang satu ini bisa dikatakan tidak bisa menyerap keringat dan agak panas waktu digunakan.

Hyget

Hyget ini adalah jenis serat yang terbuat dari plastik. Karena strukturnya yang begitu tipis, kaos berbahan hyget ini memiliki harga yang sangat murah. Biasanya dipakai untuk membuat kaos kampanye.

Setelah mengetahui jenis-jenis bahan kaos polos di atas, Anda akan lebih mudah menentukan kaos yang hendak Anda beli. Bahan pembuatan kaos menentukan harganya. Seperti kata pepatah, ada harga yang pasti ada kualitas.